🦑 500 Ml Larutan H2So4 0 05 M Akan Memiliki Ph

A 10 mL CH3COOH 0,20 M + 10 mL NaOH 0,05 M B. 10 mL CH3COOH 0,25 M + 10 mL NaOH 0,15 M C. 10 mL CH3COOH 0,15 M + 10 mL NaOH 0,10 M D. 10 mL CH3COOH 0,35 M + 10 mL NaOH 0,25 M E. 10 mL CH3COOH 0,30 M + 10 mL NaOH 0,15 M Pembahasan Larutan penyangga yang terbentuk dari asam lemah dan garamnya. pH yang paling kecil adalah yang ØBerdasarkan hasil dan pembahasan, maka simpulan dari praktikum kali ini adalah : Pada larutan A perkiraan pH 10-14 atau 10≤pH≤14. Pada larutan B perkiraan pH 7,6 – 8,3 atau 7.6 ≤ pH ≤ 8.3. Pada larutan C perkiraan pH 4,4 – 6,0 atau 4,4≤pH≤6,0. Pada larutan D perkiraan pH 7,6 – 8,3 atau 7,6≤pH≤8,3. H2SO4= 100 ml 0,1 M = 10 mmol = 20 mmolek NaOH = 50 ml 0,3 M = 15 mmol = 15 mmolek a) Pereaksi pembetasnya adalah NaOH = 15 mmolek = 15 mmol b) Yang tersisa H2SO4 = 5 mmolek = 2,5 mmol = 245 mgam = 0,245 gram c) Garam yang terbentuk Na2SO4 = ½ x mol pembatas = 7,5 mmol = 1065 mgram. C. Latihan Latihan Tentang Pengertian Larutan 1. Tentukankonsentrasi larutan 10% H 2 SO 4 yang memiliki massa jenis 0,98 gram/mL! (Mm H 2 SO 4 = 0,98 gram/mL) Jawaban: sumber: dokumentasi pribadi. Jadi konsentrasi larutan 10% H 2 SO 4 adalah 1 M. Molalitas (m) Satuan konsentrasi selanjutnya adalah molalitas. Molalitas adalah banyaknya jumlah mol zat terlarut dalam 1 Kg atau 1000 gram air. D Memperkirakan pH Larutan dengan Beberapa Indikator 144. E. Reaksi Asam dan Basa 147. Apabila digunakan larutan H2SO4 0,5 M sebagai pengganti. HCl, atau asam lain yang jumlah mol asam dan basanya tidak. volume larutan 500 mL. Tentukan kemolaran sukrosa. n. V. massa = 17,1. Mr 342. n = 50 mmo. V 500mL. 13 500 ml larutan H2SO4 0,05 M akan memiliki pH . A. 5 – log 2 B. 2 – log 5 C. 2 + log 5 D. 2 + log 1 E. 1 – log 1 14. Derajat keasaman Larutan amonia yang konsentrasinya 0,1 M dan memiliki Kb = 10–5 SOALUAS KIMIA DASAR 2021 1. Sebanyak 20 ml asam sulfat di titrasi dengan NaOH 0,1 M dan ternyata pada akhir titrasi di perlukan volume NaOH sebesar 20 Berapakah volume dari larutan H₂SO₄ 2 M yang di butuhkan untuk membuat larutan 200 ml H₂SO₄ 0,05 M peroksida tersebut diencerkan dengan air hingga 150 ml. 15 ml dari enceran 1 Berapa konsentrasi H+ dan SO4 2–dalam 500 mL larutan H2SO4 0,2 M? 2. Tentukan konsentrasi ion H+ yang terdapat dalam 250 mL larutan HCN 0,15 Mjika harga Ka HCN = 4,9 x 10–10. 3. Suatu larutan basa lemah NH4OH 0,1M dalam air terionisasi 1%. Tentukan : a. jumlah [OH–] yang terbentuk, b. harga Kb! 4. Urutanlarutan asam-basa di atas dari pH yang terendah ke yang tertinggi adalah: 2 - 1 - 5 - 4 - 3. Jawaban: A. Nah itulah 12 buah soal kimia materi menentukan larutan asam dan basa kuat. Jika terdapat kesalahan dari soal-soal di atas sudilah kiranya teman-teman mengkoreksinya lewat kolom komentar di bawah ini. 1yqfhQ. by admin – March 11, 2023 232 am 500 ml larutan h2so4 005 m akan memiliki ph Larutan H2SO4 termasuk asam kuat bervalensi dua dengan reaksi ionisasi sebagai berikut. H2SO4 → 2H+ + SO42−. pH dari 500 mL larutan H2SO4 005 M dapat ditentukan dengan rumus yaitu H+ pH = = = = = = = M× valensi 005× 2 01 1× 10−1 M −logH+ −log1× 10−1 1− log 1. Read also Ilmu kimia sangat erat kaitannya dengan asam dan basa. Menurut Arrhenius, asam adalah senyawa yang dapat melepaskan ion H+ ketika dilarutkan di dalam air, sedangkan basa adalah senyawa yang dapat melepaskan ion OH- ketika dilarutkan dalam air. pH merupakan kepanjangan dari power of Hydrogen. Jika didefinisikan secara matematis, pH merupakan logaritma negatif dari konsentrasi ion Hidrogen yang ada pada larutan. pH menunjukkan tingkat keasaman dan kebasaan suatu larutan. Skala pH memiliki rentang antara 0-14, dimana semakin rendah pH-nya maka larutan tersebut semakin bersifat asam, begitu pula sebaliknya. Semakin tinggi pH-nya, maka larutan tersebut semakin bersifat basa. Materi di bawah akan membahas mengenai Menghitung pH dan pOH dari asam basa kuat, Menghitung pH dan pOH dari asam basa lemah, Menghitung pH dan pOH dari buffer atau larutan penyangga, dan Menghitung pH dari garam hidrolisis. Menghitung pH dari larutan campuran Menghitung pH dan pOH Dari Asam Basa Kuat Asam dan basa kuat adalah asam dan basa yang dapat terionisasi secara sempurna di dalam air. Karena mampu terionisasi dengan sempurna, maka asam dan basa kuat termasuk elektrolit kuat. Hal inilah yang membuat konsentrasi ion Hidrogen atau Hidroksida dapat langsung ditentukan dengan perhitungan stoikiometri pada umumnya. Asam Sulfat H2SO4 Asam Nitrat HNO3 Asam Klorida HCl Asam Bromida HBr Asam Iodida HI Asam Perklorat HClO4 Asam Fluorida atau HF tidak termasuk ke dalam asam kuat karena ikatan antara atom Hidrogen dan Fluor cukup kuat disebabkan jari-jari atomnya yang kecil. Hal tersebut mengakibatkan HF sukar terionisasi di dalam air. Contoh basa kuat NaOH KOH RbOH CsOH CaOH2 BaOH2 Magnesium Hidroksida atau MgOH2 tidak termasuk basa kuat karena mampu mengendap. Untuk menghitung nilai pH dan pOH dari asam kuat dapat dihitung dengan rumus berikut dimana [H+] dihitung dalam Molaritas mol/liter larutan Untuk menghitung nilai pH dan pOH dari basa kuat dapat dihitung dengan rumus berikut dimana [OH-] dihitung dalam Molaritas mol/liter larutan Contoh Soal Menghitung pH dan pOH dari Asam Kuat dan Basa Kuat + Pembahasan 1. Hitunglah pH dan pOH dari 10 liter larutan H2SO4 0,02 M! 2. Hitunglah pH dan pOH dari 1 liter larutan CaOH2 0,05 M! 3. Jika diketahui suatu asam kuat memiliki konsentrasi H+ sebesar 10-10 M, maka tentukan nilai pH larutan tersebut! 4. Suatu basa kuat diketahui memiliki konsentrasi OH- sebesar 10-9 M, tentukan nilai pH larutan tersebut! Contoh Soal Larutan Campuran Asam Kuat dan Basa Kuat 1. Sebanyak 200 ml NaOH 1 M dicampurkan dengan 300 ml NaOH 0,05 M. Hitunglah pH larutan campuran! 2. Sebanyak 50 ml larutan KOH 0,2 N direaksikan dengan 50 ml larutan H2SO4 0,05 M. Tentukanlah pH larutan tersebut! Menghitung pH dan pOH dari Asam Lemah dan Basa Lemah Asam lemah dan basa lemah adalah asam dan basa yang tidak terionisasi secara sempurna di dalam air. Dengan demikian, asam lemah dan basa lemah termasuk elektrolit lemah. Yang termasuk contoh asam lemah adalah Asam Asetat CH3COOH Asam Format HCOOH Asam Oksalat H2C2O4 2H2O Asam Benzoat C6H5COOH Adapun yang termasuk basa lemah adalah Ammonium Hidroksida atau NH4OH Besi II Hidroksida atau FeOH2 Besi III Hidroksida atau FeOH3 Alumunium Hidroksida atau AlOH3 Perak Hidroksida atau AgOH Untuk menghitung pH dari asam lemah dapat digunakan rumus berikut dimana [H+] dihitung dalam Molaritas mol/liter larutan Untuk menghitung pH dan pOH dari basa lemah dapat digunakan rumus berikut dimana [OH-] dihitung dalam Molaritas mol/liter larutan Contoh Soal Menghitung pH Dan pOH dari Asam Lemah dan Basa Lemah + Pembahasan 1. Tentukan pH dari 555 ml Asam Etanoat 0,2 M dengan Ka = 1,8 x 10-5! 2. Jika diketahui suatu asam lemah berpH 5,5 dengan Ka = 2 x 10-5, tentukanlah konsentrasi asam tersebut dalam satuan Molaritas! 3. Tentukan pH dari 15 ml Ammonium Hidroksida 0,03 M dengan Kb = 1,8 x 10-5! 4. Suatu larutan basa lemah setelah dihitung pH nya dengan pH meter didapatkan hasil sebesar 10,5. Diketahui Kb basa tersebut adalah 3 x 10-5, tentukanlah konsentrasi basa tersebut dalam satuan Molaritas! Contoh Soal Larutan Campuran Asam Lemah dan Asam Lemah + Pembahasan 1. Sebanyak 200 ml larutan Asam Asetat 0,03 M dicampurkan dengan 100 ml larutan Asam Asetat 0,05 M. Tentukan pH larutan campuran Ka = 1,8 x 10-5! Contoh Soal Larutan Campuran Basa Lemah dan Basa Lemah + Pembahasan 1. Sebanyak 50 ml basa lemah 0,01 M Kb = 5 x 10-5 dicampurkan dengan 50 ml 0,01 basa lemah yang sama. Hitunglah nilai pH dan pOH larutan campuran! Menghitung pH Dan pOH dari Buffer Asam dan Buffer Basa Larutan buffer atau penyangga adalah larutan yang dapat mempertahankan pH larutan terhadap pengenceran maupun penambahan sedikit asam atau basa. Buffer dibagi menjadi 2 jenis yaitu buffer asam dan buffer basa. Buffer asam dapat dibuat dengan Campuran asam lemah dan garam dari sisa asam tersebut Campuran asam lemah berlebih dan basa kuat Sedangkan buffer basa dapat dibuat dengan cara Campuran basa lemah dan garam dari kation basa tersebut Campuran basa lemah berlebih dan asam kuat Cara menghitung pH buffer / larutan penyangga asam adalah Sedangkan untuk buffer / penyangga basa dapat dihitung dengan rumus Contoh Soal Menghitung pH Buffer Asam + Pembahasan 1. Sebanyak 250 ml larutan CH3COOH 0,05 M dicampurkan dengan 100 ml larutan CH3COONa 0,1 M. Hitunglah pH larutan penyangga yang terbentuk! Diketahui Ka Asam Asetat 1,8 x 10-5 2. Seorang analis mencampurkan 200 ml larutan CH3COOH 0,3 M dengan 100 ml larutan KOH 0,3 M. Apakah larutan ini termasuk larutan penyangga? Hitunglah pH nya! Contoh Soal Menghitung pH Buffer Basa + Pembahasan 1. Suatu larutan penyangga dibuat dengan mencampurkan 50 ml NH4Cl 0,05 M dengan 50 ml NH4OH 0,10 M. Tentukan pH larutan tersebut! Kb NH4OH = 1,8 x 10-5 2. Sebanyak 75 ml larutan HNO3 1 M ditambahkan dengan 100 ml NH4OH 1 M. Tentukan pH dan pOH larutan campurannya! Menghitung pH Garam Terhidrolisis Garam adalah senyawa yang terbuat dari asam dan basa melalui reaksi penggaraman. Garam yang berasal dari asam kuat – basa lemah, asam lemah – basa kuat, maupun asam lemah – basa lemah dapat mengalami hidrolisis. Hidrolisis adalah penguraian air oleh garam tersebut. Jika terhidrolisis, maka akan dihasilkan larutan yang sifatnya sedikit asam maupun sedikit basa, tergantung jenis garam apa yang terhidrolisis. Garam yang berasal dari asam kuat – basa kuat tidak dapat terhidrolisis, oleh karena itu pH nya netral pH air. Garam dari asam kuat – basa lemah menghasilkan garam asam, contohnya NH4Cl dan NH42SO4 Garam dari asam lemah – basa kuat menghasilkan garam basa, contohnya CH3COONa, K2SO3, KNO2, dan CH3COOK. Garam dari asam lemah – basa lemah garam terhidrolisis sempurna, contohnya CH3COONH4. pH nya tergantung dari nilai Ka dan Kb nya. Jika Ka > Kb maka garam asam dan jika Ka < Kb maka garam basa. Untuk menghitung pH dari garam asam dapat digunakan rumus Dimana konsentrasi garam asam dihitung dalam satuan Molaritas Adapun untuk menghitung pH garam basa dapat digunakan rumus Dimana konsentrasi garam basa dihitung dalam satuan Molaritas Adapun untuk menghitung pH garam asam lemah – basa lemah garam terhidrolisis sempurna dapat menggunakan rumus Contoh Soal Perhitungan pH Garam Asam Asam Kuat – Basa Lemah 1. Hitunglah pH dari 333 ml larutan NH4Cl 0,02 M Kb NH4OH =1,8 x 10-5 2. Sebanyak 500 ml NH4OH 1 M dicampurkan dengan 500 ml HCl 1 M, hitunglah pH larutan yang dihasilkan! Kb NH4OH = 1,8 x 10-5 Contoh Soal Perhitungan pH Garam Basa Asam Lemah – Basa Kuat 1. Hitunglah pH dari 19 ml larutan CH3COOK 0,2 M Ka CH3COOH =1,8 x 10-5 2. Sebanyak 250 ml NaOH 0,2 M dicampurkan dengan 50 ml HCN 1 M, hitunglah pH larutan yang dihasilkan! Ka HCN = 6,2 x 10-10 Contoh Soal Menghitung pH Garam dari Asam Lemah Basa Lemah Sebayak 50 ml larutan HNO2 1 M dicampurkan ke dalam larutan NH4OH 0,5 M sebanyak 100 ml. Tentukan pH larutan yang dihasilkan! Ka HNO2 = 7 x 10-4, Kb NH4OH = 1,8 x 10-5 Hitunglah pH larutan 999 ml CH3COONH4 0,999 M Diketahui Ka CH3COOH = Kb NH4OH = 1,8 x 10-5 Penutup... Terima kasih telah membaca, itulah materi perhitungan pH dan pOH dari asam dan basa kuat, asam dan basa lemah, buffer asam dan basa, serta garam asam, garam basa, dan garam terhidrolisis sempurna. Masih bingung? Silakan tanyakan pada kolom komentar ya Hai pengunjung blog tercinta, selamat datang kembali di blog saya. Sebelumnya saya sudah pernah membuat soal-soal kimia untuk materi pada bab asam basa yaitu tentang teori asam basa dan identifikasi serta sifat-sifat dari larutan asam dan basa. Nah kali ini kita masuk pada bagian perhitungan dari bab asam basa yaitu menentukan pH larutan asam dan basa kuat. Terdapat 12 buah soal yang dapat kamu gunakan sebagai media latihan untuk menguji pemahaman kamu terhadap materi pH larutan asam dan basa kuat, jika kamu adalah seorang siswa. Nah bagi pengunjung yang seorang guru dapat menggunakan soal ini juga sebagai latihan bagi siswa di kelas. Semoga soal-soal di bawah ini bermanfaat buat kamu yang telah berkunjung ke blog saya. Soal 1 Perhatikan pernyataan dibawah ini Derajat ionisasi = 1 Terdisosiasi sempurna di dalam air menjadi ion-ion nya Merupakan senyawa elektrolit lemah Memiliki harga pH yang sangat rendah Derajat ionisasi antara 0 - 1 Pernyataan yang merupakan sifat-sifat dari senyawa asam kuat ditunjukkan oleh nomor……. A. 1, 2 dan 3 B. 2, 3 dan 4 C. 2, 3 dan 5 D. 1, 2 dan 4 E. 3, 4 dan 5 PembahasanPernyataan 1 = sifat asam kuatAsam kuat adalah senyawa yang terionisasi sempurna di dalam air menjadi ion-ionnya sehingga derajat ionisasinya adalah 1 atau 100%.Pernyataan 2 = sifat asam kuatPernyataan 3 = bukan sifat asam kuatKarena terionisasi sempurna menjadi ion-ionnya, maka asam kuat tergolong senyawa elektrolit kuat. Ionisasi sempurna maksudnya adalah seluruh molekul asam kuat akan berubah menjadi ion-ion nya ketika dilarutkan ke dalam merupakan contoh dari senyawa elektrolit lemah adalah asam 4 = sifat asam kuatRentang pH asam adalah antara 1 - 7. Semakin kuat asamnya maka nilai pH-nya akan semakin rendah/kecil. Pernyataan 5 = bukan sifat asam kuatSenyawa asam yang derajat ionisasinya ada di antara 0 hingga 1 itu adalah senyawa asam lemah. Hal ini menunjukkan bahwa tidak seluruh molekul asam lemah yang mengion ketika dilarutkan ke dalam air. Ionisasi yang dialami adalah ionisasi D Soal 2 Diantara larutan dibawah ini yang memiliki konsentrasi H+ lebih kecil dibandingkan OH- adalah…… A. KOH B. HCl C. H2SO4 D. H2C2O4 E. CH3COOH Pembahasan Jika suatu senyawaMemiliki konsentrasi ion H + lebih besar dibandingkan OH- maka senyawa tersebut tergolong senyawa asamMemiliki konsentrasi OH- lebih besar dibandingkan H + maka senyawa tersebut tergolong senyawa pada soal ini yang ditanyakan adalah senyawa yang konsentrasi H+ nya lebih kecil dibandingkan OH- maka jawabannya adalah opsi yang mengandung senyawa basa yaitu A Soal 3 Diketahui pH beberapa larutan basa dengan konsentrasi 0,1 M sebagai data pada tabel diatas urutan senyawa basa dari yang paling lemah ke yang paling kuat adalah…….A. 1 - 2 - 3 - 4 - 5B. 1 - 5 - 3 - 2 - 4C. 1 - 5 - 2 - 3 - 4D. 4 - 3 - 2 - 5 - 1E. 4 - 1 - 3 - 2 - 5 Pembahasan Rentang pH senyawa basa adalah antara 7 sampai 14. Dari harga pH nya, kita bisa mengetahui mana senyawa basa yang paling kuat atau paling lemah. Semakin tinggi harga pH suatu senyawa basa maka, semakin kuat pula kekuatan basanya. Sebaliknya, semakin rendah harga pH suatu basa maka semakin lemah kekuatan ini berhubungan dengan konsentrasi OH- dalam larutan. Karena [OH-] >>>> maka pH >>>> Basanya semakin urutan kekuatan basa dari yang paling lemah ke yang kuat berdasarkan data soal ini adalah yang option C Soal 4 Larutan yang terbuat dari senyawa berikut yang termasuk golongan basa lemah poliprotik bervalensi 3 adalah……. A. BaOH2 B. AlOH3 C. NH3 D. KOH E. CaOH2 Pembahasan Senyawa asam atau basa berdasarkan jumlah ion H+ atau OH- yang dihasilkan ketika senyawa ini mengion di dalam air dapat dikelompokkan menjadiAsam - basa monoprotik = melepaskan satu ion H+ atau OH-Asam - basa diprotik = melepaskan dua ion H+ atau OH- Asam - basa poliprotik = melepaskan lebih dari dua ion H+ atau OH-BaOH2 dan CaOH2 contoh basa diprotik yang melepaskan 2 buah ion OH- di dalam ==> Ba^2+ + 2OH-CaOH2 ==> Ca^2+ + 2OH-KOH dan NH3 adalah contoh basa monoprotik. KOH ==> K+ + OH- Pada suhu kamar, NH3 berwujud gas. Ketika dalam bentuk larutan, maka NH3 berubah menjadi yang merupakan basa lemah poliprotik adalah AlOH3 yang mengion menurut persamaan reaksi ==> Al^3+ + 3OH- Soal 5 100 mL larutan H2SO4 0,025 M memiliki ph sebesar…… A. 2,5 - log 2 B. 5 - log 2 C. 2 - log 5 D. 5 E. 2 - log 2,5 PembahasanH2SO4 adalah asam kuat bervalensi 2 yang mengion menurut persamaan reaksi ==> 2H+ + SO4^2-Untuk menghitung konsentrasi H + dari suatu asam kuat digunakan rumus konsentrasi H+ pada larutan H2SO4 di atas adalah[H+] = n x M = 2 x 0,025 = 0,05 M atau 5 . 10^-2 MpH larutan = - log [H+] = - log 5 x 10^-2 = 2 - log 5Jawaban CSoal 6 pH larutan CaOH2 0,0001 M adalah…….. A. 10 + log 2 B. 10 - log 2 C. 4 + log 2 D. 4 - log 2 E. 4 PembahasanCaOH2 adalah basa kuat bervalensi 2 yang mengion menurut persamaan reaksi ==> Ca^2+ + 2OH-Rumus yang digunakan untuk menghitung konsentrasi OH- yaitu[OH-] = n . M basaKonsentrasi OH- dalam larutan CaOH2 [OH-] = n . M = 2 x 0,0001 = 0,0002 M atau 2 x 10^-4 MpOH = - log [OH-] = - log 2 x 10^-4 = 4 - log 2pH = 14 - pOH = 14 - 4 - log 2 = 10 + log 2Jawaban D Soal 7 Larutan asam kuat bervalensi satu mempunyai pH 5 - log 3. Konsentrasi larutan asam kuat tersebut adalah…… A. 3 x 10^-5 M B. 5 x 10^-3 M C. 6 x 10^-5 M D. 1 x 10^-4 M E. 1,5 x 10^-5 M PembahasanpH asam kuat bervalensi satu = 5 - log 3 Maka, konsentrasi H+ dalam larutan tersebut adalah 3 x 10^-5 M.[H+] AK = n . M asamM asam = [H+] AK/nM asam = 3 x 10^-5 M/1 = 3 x 10^-5 MJawaban A Soal 8 Larutan basa kuat dengan pH 12 + log 5 memiliki konsentrasi ion OH- di dalam larutannya sebesar…….M A. 12 x 10^-5 B. 2 x 10^-5 C. 1 x 10^-4 D. 5 x 10^-2 E. 5 x 10^-12 PembahasanpH BK = 12 + log 5MakapOH = 14 - pH = 14 - 12 + log 5 = 2 - log 5[OH-] = 5 x 10^-2 M atau 0,05 DSoal 9 1,4 gram KOH Ar K = 39, O = 16 dan H = 1 dilarutkan dalam 250 ml air. pH larutan yang terbentuk adalah…… A. 1 B. 2 C. 3 D. 13 E. 14Pembahasanmol KOH = gr/Mr = 1,4 gr/56 gr/mol = 0,025 molKonsentrasi KOH= mol/V = 0,025 mol/0,25 L = 0,1 MKOH adalah basa kuat bervalensi satu. Konsentrasi OH- dari larutan KOH ini adalah[OH-] = n . M = 1 . 0,1 M = 0,1 M = 10^-1 MpOH = - log [OH-] = - log 10^-1 = 1pH = 14 - pOH = 14 - 1 = 13 Jawaban D Soal 10 X gram H2SO4 Mr = 98 yang dilarutkan dalam 400 ml air membentuk larutan dengan pH = 1, harga x adalah…… A. 0,245 gram B. 0,49 gram C. 0,98 gram D. 1,96 gram E. 3,92 gram PembahasanpH 400 mL larutan H2SO4 = 1[H+] - nya = 10^-1 M H2SO4 adalah asam kuat bervalensi 2. Dari rumus mencari konsentrasi H + nya kita bisa mengetahui molaritas dari larutan ini.[H+ ] = n . M asamM asam = [H+]/2 = 0,1 M/2 = 0,05 MMaka, mol H2SO4 di dalam larutan ini adalahmol H2SO4 = M x V = 0,05 x 0,4 L = 0,02 mol Sehingga, massa H2SO4-nya yaitugr = mol x Mr = 0,05 mol x 98 gr/mol = 1,96 gramJawaban D Soal 11 Sebanyak 400 ml larutan HNO3 0,03 M dicampurkan dengan 100 ml larutan H2SO4 0,02 M. pH campuran yang terbentuk adalah…… A. 1 - 5 log 2 B. 2 - 5 log 2 C. 3 - 5 log 2 D. 4 - 5 log 2 E. 5 - 5 log 2 Pembahasan Untuk menghitung konsentrasi H+ dari campuran dua asam kuat digunakan rumus berikut[H+] campuran= n x M x V asam 1 + n x M x V asam 2/V1 + V2Pada soal diatas, asam yang dicampur adalah 400 mL HNO3 0,03 M + 100 mL H2SO4 0,02 MMaka[H+] campuran= n x M x V asam 1 + n x M x V asam 2/V1 + V2= 1 x 0,03 M x 400 mL + 2 x 0,02 M x 100 mL/400 mL + 100 mL= 12 + 4/500= 0,032 M atau 32 x 10^-3 MpH = - log [H+] = - log 32 x 10^-3 = 3 - log 32 = 3 - log 2^5 = 3 - 5 log 2Jawaban C Soal 12 Tersedia beberapa larutan sebagai berikut HI 0,01 M HNO3 0,02 M BaOH2 0,01 M NaOH 0,01 M H2SO4 0,001 M Urutan pH larutan diatas mulai dari yang terendah ke yang tinggi adalah……. A. 2 -1 - 5 - 4 - 3 B. 2 - 1 - 4 - 3 - 5 C. 2 - 1 - 3 - 4 - 5 D. 2 - 4 - 5 - 1 - 2 E. 3 - 2 - 1 - 4 - 5 Pembahasan HI, HNO3 dan H2SO4 = asam kuatBaOH2 dan NaOH = basa kuatpH basa nilainya lebih besar dari 0,01 M[H+] = n x M = 1 x 0,01 M = 10^-2 MpH = 2HNO3 0,02 M[H+] = n x M = 1 x 0,02 = 2 x 10^-2pH = 2 - log 2BaOH2 0,01 M[OH-] = n x M = 2 x 0,01 M = 0,02 MpOH = 2 - log 2pH = 12 + log 2NaOH 0,01 M[OH-] = n x M = 1 x 0,01 M = 0,01pOH = 2pH = 12H2SO4 0,001 M[H+] = n x M = 2 x 0,001 M = 0,002 M atau 2 x 10^-3pH = 3 - log 3Urutan larutan asam-basa di atas dari pH yang terendah ke yang tertinggi adalah 2 - 1 - 5 - 4 - 3Jawaban A Nah itulah 12 buah soal kimia materi menentukan larutan asam dan basa kuat. Jika terdapat kesalahan dari soal-soal di atas sudilah kiranya teman-teman mengkoreksinya lewat kolom komentar di bawah ini. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya dan sampai jumpa di artikel soal-soal kimia lainnya. Update Terakhir 12 Oktober 2020 Pembahasan dan Kunci Jawaban

500 ml larutan h2so4 0 05 m akan memiliki ph