🪼 Pakai Softlens Dan Kacamata Bersamaan
3 Memakai kacamata 'lebih bebas' foto: matamu lelah saat menggunakan kacamata, kamu tinggal mencopot kacamata tersebut. Namun, berbeda dengan softlens. Softlens harus benar-benar dirawat agar tidak cepat rusak, dan tak terkontaminasi bakteri. Jadi, kamu tak boleh melepas softlens di sembarang tempat dan menaruhnya begitu saja. 4.
7pOXP. Cara Memakai dan Merawat Lensa Kontak agar Mata Tidak IritasiBagi Anda yang gemar memakai softlens lensa kontak ketimbang kacamata, penggunaannya perlu dilakukan dengan cara yang benar. Jika keliru, kesehatan mata dan penglihatan Anda bisa mengalami masalah. Oleh karena itu, simak langkah-langkah memakai softlens di bawah ini supaya tetap aman dari komplikasi akibat kesalahan menggunakan softlens. Selain memilih jenis softlens yang sesuai, Anda juga perlu mengetahui cara memasang softlens yang baik dan benar. Hal ini penting untuk Anda pahami, terutama jika Anda baru mulai menggunakan softlens untuk pertama kalinya. Menurut situs American Academy of Ophthalmology, berikut adalah langkah-langkah memasang lensa kontak yang tepat 1. Cuci tangan Sebelum memegang lensa kontak, cuci tangan Anda sampai bersih. Gunakan sabun yang non-kosmetik karena parfum, minyak, atau lotion dapat tertinggal di tangan Anda. Sisa parfum, minyak, atau lotion tersebut bisa saja berpindah ke softlens, lalu menyebabkan iritasi pada mata atau penglihatan Anda. 2. Ambil lensa dengan hati-hati Kocok tempat penyimpanan lensa kontak secara perlahan. Ambil lensa dengan hati-hati menggunakan ujung jari Anda. 3. Bilas lensa Langkah selanjutnya dalam cara memakai softlens agar mata tidak perih adalah bilas lensa kontak Anda. Sebaiknya, gunakan cairan khusus pembersih softlens agar lebih aman. Hindari membilas lensa Anda dengan air keran, ya! 4. Periksa keadaan lensa Letakkan lensa di ujung jari telunjuk atau jari tengah Anda. Perhatikan terlebih dahulu apakah ada sobekan pada softlens Anda. Pastikan juga bahwa lensa Anda tidak terbalik. Jika lensa melengkung ke bawah menyerupai mangkuk, artinya posisi lensa sudah benar. 5. Mulai memasang softlens Tekan kelopak mata bagian atas dan bawah dengan jari Anda sembari melihat ke cermin. Sebaiknya, gunakan jari tangan yang tidak Anda pakai untuk menyentuh softlens. Selanjutnya, pasang softlens di permukaan bola mata Anda. Anda bisa melihat lurus ke depan atau ke atas saat memasang lensa. 6. Tutup mata secara perlahan Dengan posisi mata tertutup, putar bola mata Anda untuk memastikan lensa terpasang dengan sempurna. Selanjutnya, berkediplah dengan perlahan berkali-kali. Lihat lagi ke cermin untuk mengecek apakah lensa sudah terpasang di tengah-tengah bola mata Anda. Tips lainnya saat memasang lensa kontak Apabila Anda baru pertama kali menggunakan softlens, lakukan tips di bawah ini agar tetap aman. Potonglah kuku Anda untuk mencegah timbulnya sobekan pada lensa atau risiko melukai mata Anda sendiri. Pastikan Anda memasang masing-masing softlens di bagian mata yang sama pada penggunaan berikutnya. Pastikan mata Anda selalu lembap dan sehat. Lensa yang terpasang di mata yang kering berisiko memicu masalah-masalah yang tidak Anda inginkan. Gunakan obat tetes mata sesuai dengan anjuran dokter. Memakai lensa kontak bisa jadi membuat mata Anda lebih sensitif terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, gunakan kacamata yang memiliki proteksi UV atau pakai topi lebar untuk melindungi mata bila Anda sedang berada di bawah terik matahari. Hal yang tak boleh dilakukan saat menggunakan lensa kontak Para ahli mata sampai saat ini masih sependapat bahwa lensa kontak yang paling aman adalah lensa kontak yang pakai-buang. Bicarakan dengan ahli mata Anda untuk menentukan jenis lensa kontak mana yang paling tepat untuk Anda. Setelah itu, ikuti petunjuk-petunjuk yang diberikan. Selain memahami cara yang dianjurkan, Anda juga perlu memerhatikan hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat memakai softlens. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dihindari jika Anda adalah pemakai lensa kontak. Menggunakan lensa kontak selama 24 jam tanpa melepasnya sama sekali. Memakai lensa kontak jika telah melewati batas waktu pemakaiannya. Menggunakan lensa kontak orang lain, apalagi yang sudah bekas dipakai. Tidur dengan lensa kontak, kecuali lensa kontak Anda merupakan jenis lensa kontak yang memang bisa dipakai saat tidur. Memakai lensa kontak saat berenang juga tidak dianjurkan. Memakai lensa kontak yang sudah kering. sekalipun sudah direndam air softlens kembali. Bila Anda merasa mata mengalami iritasi, lepas lensa kontak Anda. Sebaiknya jangan pakai lensa kontal lagi sebelum Anda berkonsultasi dengan dokter mata. Cara memakai softlens bersamaan dengan makeup Ada beberapa cara atau aturan yang harus diperhatikan ketika Anda ingin pakai softlens bersamaan dengan makeup. Ini penting diikuti untuk menghindari lensa terkontaminasi produk kecantikan. Jika Anda ingin menggunakan hair spray, gunakan dulu hair spray sebelum memakai lensa kontak. Jika Anda ingin menggunakan makeup, pasang terlebih dahulu lensa kontak ke mata Anda untuk menghindari makeup menempel pada lensa kontak Anda. Saat Anda akan membersihkan makeup, lepas dulu lensa kontak Anda. Pastikan kuku Anda pendek dan rapi untuk menghindari Anda merusak lensa kontak Anda atau secara tidak sengaja mencakar mata Anda sendiri. Tips menjaga lensa kontak tetap bersih dan steril Mayo Clinic menyebutkan bahwa penggunaan softlens dapat menyebabkan masalah yang termasuk rasa tidak nyaman hingga infeksi. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan kebiasaan higienis untuk mencegah kemungkinan komplikasi akibat pemakaian softlens. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menjaga lensa kontak tetap bersih dan steril. Selalu cuci tangan sebelum memegang lensa kontak Anda. Setelah selesai cuci tangan, keringkan tangan Anda dengan handuk yang bersih. Selalu gunakan cairan disinfektan, obat tetes mata, dan cleaners yang direkomendasikan oleh ahli mata Anda. Jangan pernah secara langsung mencuci lensa kontak Anda dengan air keran. Bersihkan tempat lensa kontak Anda setiap Anda menggunakannya. Jangan biarkan bagian dalam botol cairan untuk lensa kontak Anda menyentuh apapun, termasuk jari, mata, atau lensa kontak Anda. Perlu diingat, Anda harus selalu mengikuti setiap petunjuk yang diberikan dokter supaya terhindar dari infeksi mata. Segera temui dokter Anda kalu Anda tiba-tiba merasa penglihatan Anda menjadi buram, sakit mata, infeksi, mata mengkak, mata merah, atau iritasi.
Baru pertama kali mau beli softlens? Simak tips-tips di bawah ini dulu! Untuk yang punya mata minus seperti saya, kadang kacamata terasa menggangu kalau lagi kepingin full makeup dan pakai bulu mata palsu. Jadi kalaupun nggak pakai softlens untuk daily, sesekali memang softlens ini bisa membantu dan diperlukan sih. Nah, untuk yang baru mau coba-coba pakai softlens, pasti bingung kan mau membeli softlens merk apa dan varian apa? Saya punya beberapa tips untuk yang baru pertama kali mau membeli softlens. Baca juga 7 Tips Merawat Softlens yang Wajib Diketahui! 1. Pastikan dulu angka minus dan kadar air mata kamu Sama seperti kacamata, minus pada softlens kita juga harus tepat dengan mata kita. Karena kalau nggak tepat, alih-alih membantu pengelihatan, malah bikin kita pusing dan mengganggu aktifitas. Maka, langkah pertama sebelum membeli softlens ke optik adalah memeriksakan minus kita ke dokter mata. Saya memang lebih merekomendasikan ke dokter mata, walaupun sebagian besar optik pasti punya alat untuk memeriksa minus kita. Karena menurut saya hasil dari dokter lebih terjamin akurasinya. Setelah itu, baru bawa surat keterangan minus dari dokter mata kamu tersebut ke optik. Di dokter mata juga kita bisa mengecek kadar air mata kita, sehingga dokter dapat merekomendasikan softlens yang cocok kita apakah yang kadar air tinggi di atas 50% ataukadar air rendah di bawah 50%. Bila produksi air matamu cenderung sedikit, biasanya akan direkomendasikan softlens berkadar air rendah, karena softlens dengan kadar air rendah juga akan sedikit menyerap air mata, sehingga mata nggak gampang kering. Namun bila kondisi kadar air di matamu normal, biasanya akan direkomendasikan softlens berkadar air tinggi, yang dapat meneruskan oksigen lebih banyak ke mata. 2. Jangan tergiur harga yang murah Di marketplace banyak sekali seller yang menjual softlens, dari harga ratusan ribu bahkan belasan ribu sepasang pun ada. Namun saran saya sih, beli di seller yang benar-benar terpercaya. Kalau bisa, untuk pembelian pertama, lebih baik beli offline di optik yang terpercaya. Karena nggak jarang ada seller yang nakal, menjual softlens yang nggak ber-BPOM atau bahkan menjual softlens yang seharusnya sudah kadaluarsa dan sudah nggak layak pakai. Pilih brand yang memang familier dan ada jaminan keamanannya seperti BPOM. Kamu bisa kok melihat-lihat dulu review-nya di internet sebelum memutuskan untuk membeli salah satunya. 3. Sebaiknya pilih daily softlens dan pilih yang bening Daily softlens adalah softlens yang paling mudah digunakan dan higienis, karena cuma sekali pakai langsung buang, jadi nggak butuh penyimpanan dan perawatan setelah pemakaian. Memang harganya sedikit mahal, tapi jenis ini tepat sekali untuk pemula yang masih mau membiasakan diri memakai softlens. Saya juga menganjurkan memilih softlens bening karena memang ada jenis-jenis mata tertentu yang terlalu sensitif dengan softlens berwarna. Jadi untuk amannya, pada pemakaian pertama, pakai softlens yang bening saja. 4. Jangan memilih softlens yang diameternya terlalu besar Tapi kalau kamu memang ingin sekali langsung pakai softlens berwarna, pilih saja yang punya diameter normal atau 14 mm. Jangan memilih yang diameternya besar, apalagi yang sampai 16 mm. Softlens dengan diameter besar jelas akan lebih terasa mengganjal dan nggak nyaman digunakan, dibanding dengan softlens dengan diameter normal. Apalagi saat pertama akan memasangkan ke mata, softlens dengan diameter besar ini pasti akan terasa lebih mengintimidasi. Lagipula setelah mencoba-coba berbagai macam softlens, saya merasa softlens dengan diameter yang terlalu besar nggak terlalu bagus jatuhnya di muka. Muka saya malah terlihat tambah bulat dengan mata yang terlihat terlalu fake. Softlens dengan diameter normal lebih cantik jatuhnya. 5. Pilih softlens yang tipis Softlens yang tipis, memang akan lebih mudah robek, namun juga lebih nyaman selama digunakan. Sementara softlens yang tebal, memang lebih awet dan nggak mudah rusak, namun akan terasa lebih mengganjal ketika digunakan. Nah, untuk pemula, saya merekomendasikan softlen tipis, karena untuk pemula tentu lebih mengutamakan kenyamanan. Yang penting nyaman dan terbiasa dulu menggunakan softlens. Selain tips memilih softlens di atas, perhatikan juga perawatan softlens kamu, ya. Ingat, jangan pakai softlens terlalu lama, apalagi sampai dibawa tidur.
Tidak perlu takut menggunakan softlens atau lensa kontak. Berikut ini adalah cara-cara memakai softlens agar tidak perih dan aman bagi mata. Kontak lensa atau dikenal juga dengan softlens menjadi alternatif penggunaan kacamata bagi yang memiliki masalah penglihatan. Selain itu, softlens juga seringkali digunakan sebagai fashion karena motif dan bentuknya beragam. Tapi, sebelum menggunakan softlens kamu perlu memperhatikan beberapa hal dulu. Seperti pemilihan softlens yang sesuai dengan bentuk mata, cara penggunaan yang benar, hingga efek samping yang akan ditimbulkan. Dengan begitu, kamu menjadi lebih waspada dan menghindari efek buruknya. Agar tidak keliru, berikut ini tips menggunakan softlens untuk pemula yang aman dan tidak perih digunakan beserta efek memakai softlens bagi pemula! Baca Juga Deretan Cara Menghilangkan Kerutan di Bawah Mata Cara Menggunakan Softlens Yang Aman Meski terdapat risiko tersebut, kamu bisa tetap menggunakannya. Namun, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat menggunakan softlens. Agar bisa tetap tampil cantik dengan aman, yuk, simak tips memakai softlens agar mata tidak merah dan hal-hal lain yang perlu kamu ketahui sebelum memakai lensa kontak. 1. Periksa Kondisi Mata Sumber Gambar Pexels Sebelum memutuskan untuk beralih dari kacamata ke softlens, ada baiknya kamu berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu. Hal ini karena tidak semua orang cocok menggunakan softlens, mungkin saja mata kamu alergi terhadap bahan yang terkandung pada softlens. Untuk meminimalisir terjadinya alergi, infeksi dan kerusakan mata yang lebih jauh, sebaiknya periksa kondisi mata kamu terlebih dahulu. 2. Kualitas Softlens Sumber Gambar Pexels Jangan asal tergiur dengan softlens berharga murah. Sebelum membeli softlens, ada baiknya kamu mencari tahu kualitasnya dan melihat review dari orang yang sebelumnya sudah pernah membeli dan memakai softlens yang ingin kamu beli. 3. Menjaga Kebersihan Sumber Gambar Pexels Sebelum memakai softlens ataupun sebelum melepasnya, pastikan tangan kamu dalam keadaan bersih. Cuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun anti kuman. Selain itu, pastikan kamu tidak berkuku panjang karena kuku panjang bisa menjadi sarang kuman dan juga menggores softlens yang dapat menyebabkan softlens robek. 4. Waktu Pemakaian Sumber Gambar Pexels Sebisa mungkin jangan gunakan softlens lebih dari 8 jam karena pemakaian softlens dalam waktu yang lama akan membuat mata terasa tidak nyaman dan juga membuat bakteri berkembang. Jangan lupa juga untuk memperhatikan batas kadaluarsa pemakaian softlens dan ganti dengan yang baru jika sudah melewati jangka waktu layak pakai. Umumnya batas waktu kadaluarsa softlens yakni 6-12 bulan. Selain itu, jika kamu mulai merasa tidak nyaman dengan softlens yang kamu gunakan, segeralah lepaskan softlens tersebut. 5. Lepaskan Softlens Sebelum Tidur dan Berenang Sumber Gambar Pexels Softlens yang digunakan seharian bisa menjadi sarang bagi kuman dan virus yang bisa merusak bola mata. Oleh karena itu, jangan pernah lupa untuk melepas softlens sebelum kamu tidur, mandi dan juga berenang. Air pada kolam renang mengandung zat-zat kimia dan parasit yang dapat menyebabkan iritasi, infeksi hingga kebutaan. Selain itu, kamu cukup menggunakan softlens saat berada di luar rumah. Ketika berada di rumah, sebaiknya kamu melepas softlens dan beralih ke kacamata. Baca Juga Deretan Eye Cream Terbaik untuk Menghilangkan Mata Panda 6. Membawa Perlengkapan Softlens Saat Bepergian Sumber Gambar Pexels Bagi kamu yang suka bepergian dan beraktivitas di luar rumah, biasakan untuk membawa perlengkapan softlens seperti obat tetes mata, cairan dan tempat softlens. Jadi jika kamu merasa tidak nyaman dengan softlens digunakan, kamu bisa melepasnya kapanpun. Jangan lupa juga untuk membawa kacamata ya, supaya saat melepas softlens, kamu bisa menggunakan kacamata untuk membantu penglihatanmu. 7. Hindari Tempat Berdebu Sumber Gambar Pexels Sebisa mungkin hindari tempat yang berdebu karena debu-debu tersebut dapat menempel di softlens yang pada akhirnya menyebabkan iritasi pada bola mata. Jika terpaksa harus berada di tempat berdebu, gunakanlah pelindung seperti kacamata biasa bukan minus/plus/silinder, atau bersihkan softlens setelah terkena debu. 8. Gunakan Alat Bantu Sumber Gambar Herzindaghi Menempelkan softlens pada mata menjadi hal yang sangat mudah bagi beberapa orang. Namun bagi sebagian lainnya ini adalah hal yang sangat sulit apalagi jika kamu baru pertama kali memakainya. Nah, kamu bisa menggunakan alat bantu untuk menempelkan softlens. Pastikan alat tersebut dibersihkan dengan baik sebelum dipakai, ya! 9. Jaga Mata Agar Selalu Lembab Sumber Gambar The Pharmaceutical Journal Setelah lama menempel di mata, pada umumnya softlens akan mengering dan menimbulkan rasa tidak nyaman pada mata. Oleh karena itu, kamu perlu meneteskan cairan khusus untuk melembabkan mata saat menggunakan softlens. Aplikasikanlah cairan ini pada mata sebanyak dua jam sekali. 10. Mencuci Softlens Sumber Gambar Pexels Setelah digunakan, jangan lupa juga bersihkan dan rendam softlens menggunakan cairan softlens yang bersih. Cara mencuci softlens sangat mudah yaitu dengan menggosok lembut softlens dengan tangan yang bersih lalu bilas dengan cairan pembersih softlens. Cara ini juga bisa digunakan sebagai cara membersihkan softlens yang perih. Lepaskan softlens terlebih dahulu saat terasa perih lalu cuci dengan cara di atas. Baca Juga Deretan Eye Liner Wardah Terbaik untuk Mempercantik Area Mata Efek Menggunakan Softlens Bagi Pemula Sebenarnya, penggunaan softlens sangat aman jika kamu mengikuti petunjuk pemakaian yang benar dan selalu menjaga kebersihan softlens. Namun terdapat beberapa risiko yang timbul jika menggunakan softlens dengan cara yang tidak tepat. Apa saja? Berikut informasinya! 1. Mata Kering Sumber Gambar PerfectLensWorld Menggunakan softlens dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan mata kering. Kondisi ini menimbulkan rasa sakit, terbakar, atau sensasi berpasir seperti ada sesuatu di mata. Ini karena softlens menyerap sebagian besar air mata alami. Sehingga dapat mengganggu fungsi lapisan air mata yang seharusnya membersihkan debu atau kotoran di mata sekaligus menjadi pelumas agar mata tidak kering dan nyaman. 2. Mata Merah Sumber Gambar EverydayHealth Konjungtivitis atau mata merah dapat terjadi jika kamu menggunakan softlens dalam jangka waktu lama, atau bahkan berhari-hari sampai tidak melepasnya. Akibatnya, selain kering mata juga menjadi merah dan beberapa orang menganggap remeh kondisi ini. Padahal, jika tidak ditangani dengan tepat masalah mata merah dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius. 3. Kekurangan Oksigen Sumber Gambar Artelac Selain berpengaruh pada lapisan air mata, softlens juga dapat mengganggu kornea mata. Ini karena, softlens berada langsung di permukaan bola mata dan menutupi seluruh kornea, sehingga jumlah oksigen yang mencapai mata bisa berkurang. Pada sisi lain, pasokan oksigen ini sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. 4. Alergi dan Infeksi Mata Sumber Gambar iStock Efek secara jangka panjang penggunaan softlens yang terlalu lama dapat menimbulkan infeksi atau alergi mata. Hal ini terjadi karena abrasi kornea atau reaksi alergi dari bahan kimia yang terkandung dalam cairan lensa. Sehingga, sebelum menggunakan softlens alangkah lebih baik konsultasikan dulu dengan dokter mata, ya! Baca Juga Ini Rekomendasi Obat Mata Terbaik untuk Mengatasi Mata Kering Bagaimana, Toppers, sudah paham, kan, cara-cara memakai softlens agar tidak perih? Kamu harus mengikuti seluruh stepnya agar tidak merasakan hal yang tidak diinginkan seperti iritasi. Jangan lupa untuk memilih softlens dengan kualitas terbaik, ya, Toppers! Kamu bisa menemukan kontak lensa atau softlens dengan kualitas terbaik di Tokopedia. Temukan berbagai kebutuhan perlengkapan kecantikan dari brand-brand terpercaya dan produk berkualitas terbaik di sini!
pakai softlens dan kacamata bersamaan